Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Ice Breaking Untuk Awal Masuk Sekolah

 10 Ice Breaking Seru Hari Pertama Sekolah Setelah Lebaran. Daftar ini dirancang untuk membangkitkan energi siswa, memicu tawa, dan perlahan mengalihkan fokus mereka dari suasana libur kembali ke bangku sekolah. 1. Tebak Gaya "Drama Lebaran" Permainan pantomim yang akan memancing tawa seluruh kelas. • Cara Main: Minta satu siswa maju dan peragakan situasi khas Lebaran tanpa suara. • Contoh Situasi: "Salaman tapi lupa nama saudaranya", "Kekenyangan makan santan sampai mengantuk di kursi", atau "Ekspresi dapet amplop THR tapi isinya cuma dua ribu". • Tujuan: Menertawakan kejadian lucu yang relatable bagi semua orang. 2. Dua Fakta Satu Mitos (Edisi Liburan) Ajang saling mengenal pengalaman liburan dengan cara menebak. • Cara Main: Tiap siswa menyebutkan 3 hal yang mereka lakukan saat liburan, tapi salah satunya bohong. • Contoh: "Saya mudik ke Jogja, saya makan 10 piring opor, dan saya ketemu artis di rest area." Teman-teman harus menebak ...

Pojok Atun

 ON THE CORNER, Tuesday, March, 17th 2014  OBROLAN ATUN DAN EMAK Mak, boleh ya Atun jomblo lagi? Jangan toh, cah Ayu! Ayolah,mak! Koe kok bangga sekali jadi jomblo sih? Dimana-mana orang ya penginnya dapat pasangan. Bukannya begitu,mak. Belum ada yang sreg ja. Apa kamu ndak kasihan sama Paijo,Rizal, sapa lagi ya yang satunya? Tuan Maharana? Iya, si Rana. Mereka itu dah lama loh sabar nunggu kamu supaya dipilih, dari jamannya lurah Karto sampai lurah Bayu  ini masih berniat meminangmu.  Aslinya emak suka Paijo loh, ganteng,Alim… Emoh ah, dia itu apatis Apatis? opo kuwi Apatis? Apatis ya ga berkembang-kembang, mau aja ditindas. Kalo Rizal gimana? Dia ganteng juga loh Emoh! Cowok kok sukanya warna kuning, lagian mak. Kalo Atun pilih dia nanti orang-orang kembali lagi nasibnya seperti Oemar Bakri. Pulang-pergi  naik sepeda ontel. Bukannya Bakri orang kaya di kampung sini,Tun? Itu beda orang,mak. Oemar Bakri itu guru.  Lah si Rana,piye? Dia ituJujur dan  ku...

Kucing Bunuh Diri

 Bayangkan sebuah desa nelayan yang damai mendadak berubah menjadi panggung film horor, dimulai dari kelakuan aneh hewan-hewan peliharaan mereka. Kucing-kucing liar dan peliharaan di desa itu tiba-tiba bertingkah seperti kesurupan. Mereka mengejang, mengeluarkan air liur berbusa, berputar-putar tak terkendali, lalu secara brvtal berlarian menceburkan diri ke lautan lepas untuk bvnuh d!ri. Penduduk yang ketakutan menyebut fenomena gila ini sebagai "Penyakit Kucing Menari". Mereka mengira desa itu sedang dikutuk oleh roh jahat. Sayangnya, kengerian yang sebenarnya jauh lebih gelap dari sekadar mistis, dan target selanjutnya adalah nyawa manusia. Tak lama setelah tragedi hewan bunuh diri tersebut, anak-anak dan orang dewasa mulai kehilangan kendali atas tubuh mereka sendiri. Tangan mereka bergetar hebat, mulut mereka kaku tidak bisa bicara, dan banyak yang mendadak lumpuh atau berteriak histeris tanpa henti hingga tewas secara mengenaskan. Setelah penyelidikan panjang yang memak...