Chaterine Hogart
#KISAHTRAGIS CATHERINE HOGARTH: PEREMPUAN YANG DIHAPUS AGAR CHARLES DICKENS TETAP MENJADI PAHLAWAN MORAL. Sejarah sastra Inggris lama menempatkan Charles Dickens sebagai hati nurani moral zamannya penulis yang mengecam ketidakadilan, kemiskinan, dan penindasan terhadap perempuan. Namun di balik kanon besar itu, ada seorang perempuan yang dihapus dari narasi agar citra sang jenius tetap utuh: Catherine Hogarth. Ini bukan catatan kaki. Ini adalah kehidupan yang dibungkam. AWAL YANG PENUH HARAPAN Ketika Catherine bertemu Dickens, ia berusia 19 tahun. Dickens 23 tahun cerdas, ambisius, dan yakin dunia akan berputar di sekitar kata-katanya. Ia bekerja di surat kabar ayah Catherine, memenuhi ruangan dengan energi dan janji. Catherine dikenal lembut, artistik, dan musikal. Ia bernyanyi dengan merdu, pandai melukis, dan berasal dari keluarga Edinburgh yang terhormat. Menurut standar zamannya, ia adalah gambaran ideal seorang perempuan. Mereka menikah pada 1836, tepat saat karier Di...