Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Chaterine Hogart

Gambar
  #KISAHTRAGIS CATHERINE HOGARTH: PEREMPUAN YANG DIHAPUS AGAR CHARLES DICKENS TETAP MENJADI PAHLAWAN MORAL.  Sejarah sastra Inggris lama menempatkan Charles Dickens sebagai hati nurani moral zamannya penulis yang mengecam ketidakadilan, kemiskinan, dan penindasan terhadap perempuan. Namun di balik kanon besar itu, ada seorang perempuan yang dihapus dari narasi agar citra sang jenius tetap utuh: Catherine Hogarth. Ini bukan catatan kaki. Ini adalah kehidupan yang dibungkam. AWAL YANG PENUH HARAPAN Ketika Catherine bertemu Dickens, ia berusia 19 tahun. Dickens 23 tahun cerdas, ambisius, dan yakin dunia akan berputar di sekitar kata-katanya. Ia bekerja di surat kabar ayah Catherine, memenuhi ruangan dengan energi dan janji. Catherine dikenal lembut, artistik, dan musikal. Ia bernyanyi dengan merdu, pandai melukis, dan berasal dari keluarga Edinburgh yang terhormat. Menurut standar zamannya, ia adalah gambaran ideal seorang perempuan. Mereka menikah pada 1836, tepat saat karier Di...

Cinta dan Kebutuhan

 TAKE AND GIVE Vs SHARE EACH OTHER Hubungan yg baik bukanlah  ttg take and give / Mengambil dan menerima  Namun  Share each other /  saling berbagi.  Jika Hubungan dg hanya berprinsip pada take and give pastinya Ada yg merasa memberi terlalu banyak , ada yg merasa memberi sedikit dan itu  menjadi tdk nyaman Yang lebih peduli mulai marah,  Yang kurang  peduli mulai tdk enak.  Yang peduli lebih bosan, dan  Yang kurang  peduli merasa bersalah Berbagi bukanlah tangan di atas tangan pula tangan di bawah tangan namun saling menggenggam tangan Disitu ada keikhlasan, cinta dan kasih namun tak ada yg merasa berkorban shg  lahirlah kasih dan sayang